Bekasi, 24 Mei 2025 – Aula lantai 3 SDIT Mutiara Hati dipenuhi lebih dari 350 wali murid yang antusias mengikuti Seminar Parenting bertema “Cerdas Digital: Menguasai Teknologi tanpa Dikuasai Teknologi”. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dan trainer parenting nasional, Abah Ihsan Baihaqi, yang terkenal dengan metode 18-21, yaitu konsep berkumpul bersama keluarga setiap pukul 18.00 hingga 21.00 malam sebagai fondasi penting dalam mendidik anak.

Mengenali Tantangan Digital dalam Pendidikan Anak
Perkembangan teknologi membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan, tetapi juga menimbulkan tantangan baru bagi orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka. Dalam seminar ini, para peserta diajak memahami cara mengarahkan penggunaan teknologi agar menjadi alat pembelajaran yang efektif tanpa menghilangkan nilai-nilai keluarga dan interaksi sosial yang sehat.
Dengan pembawaan yang humoris, santai, dan penuh energi, Abah Ihsan Baihaqi berhasil menyampaikan materi dengan gaya yang menarik dan mudah dicerna. Beliau menekankan pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak dalam membangun kebiasaan sehat menggunakan gawai, serta bagaimana orang tua bisa menjadi teladan dalam mengelola teknologi dengan bijak.
Interaksi, Hiburan, dan Hadiah Menarik
Seminar ini tidak hanya berisi materi, tetapi juga dikemas dengan sesi interaktif, di mana peserta diajak berdiskusi langsung dengan pemateri tentang berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pengasuhan anak di era digital. Banyak wali murid yang mengajukan pertanyaan terkait strategi membatasi screen time tanpa menyebabkan konflik dengan anak, serta bagaimana menciptakan keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata.
Acara semakin meriah dengan penampilan siswa SDIT Mutiara Hati yang memberikan hiburan bagi para peserta seminar. Suguhan seni dari anak-anak mereka sendiri menjadi momen yang menyentuh, mengingatkan orang tua tentang pentingnya menikmati momen bersama anak tanpa gangguan teknologi.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga membagikan doorprize menarik yang disponsori oleh berbagai pihak, yang diantaranya adalah, PT. Sanghiang Perkasa, Medina Wedding sebagai sponsor Platinum, lalu ada PT. Sukanda Djaya Outside dan British Propolis sebagai sponsor Gold, diikuti oleh 6 sponsor silver yaitu Rumah Cantik Azzura, DKM Ar Rahmah Cikarang Barat, PT Asraf Utama Mandiri, Pustaka Hasanah, Apotek Roxy dan Hanan Jilbab. Sementara untuk sponsor kategori Bronze disponsori oleh zia.id, Amdhan Printing, Bang Jajan official, Asoka kaos kaki dan para donatur yaitu atas nama Primi Lupida, Kelas 5 al Huda, Kelas 3 Ibnu Kholdun, Donatur Kelas 3 Ibnu Batutah, Donatur Kelas 4 Utsman bin Affan, dan Donatur Kelas 4 Ali bin Abi Thalib.
Dengan adanya sponsor tersebut, hadiah-hadiah yang dibagikan menjadi semakin menyemarakkan suasana dan memberikan semangat bagi peserta dalam menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh.
Seminar yang Meninggalkan Kesan Mendalam
Di penghujung acara, banyak peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru mengenai pola asuh anak di era digital. Salah satu peserta, mengungkapkan, “Saya semakin memahami betapa pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak saat menggunakan teknologi. Ilmu yang disampaikan sangat bermanfaat dan aplikatif!”.
Seminar ini bukan hanya sekadar sesi diskusi, tetapi menjadi ajang refleksi bagi orang tua tentang peran mereka dalam membentuk generasi masa depan. Dengan semakin kompleksnya dunia digital, seminar seperti ini menjadi langkah konkret dalam membangun keluarga yang harmonis dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.
SDIT Mutiara Hati berharap bahwa seminar ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan kesadaran bagi orang tua mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam pola asuh anak, serta mendorong praktik parenting yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Leave a Reply