Berpengalaman
Lebih dari 20 tahun mendidik siswa
Profesional
Guru yang profesional dan kompeten
Berprestasi
Memiliki prestasi tingkat nasional dan daerah

PPDB 2026/2027

Dapatkan informasi seputar Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2026/2027

Kontak

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Informasi Seputar PPDB SDIT Mutiara Hati

Social Media

Temukan dan Kunjungi Sosial Media Kami Untuk Melihat Info Seputar PPDB SDIT Mutiara Hati

Pendaftaran

Booking Penerimaan Peserta Didik Baru TP. 2026/2027 via WhatsApp

Kegiatan Unggulan Kami

Kegiatan Tahunan Siswa Yang Menjadi Unggulan

Qur'an Camp
Qur'an Camp

Kegiatan tahunan yang memfokuskan siswa untuk menghafal Al Qur'an di Alam Terbuka

Supercamp
Supercamp

Kegiatan Pramuka yang Membentuk Karakter Tangguh Siswa Penggalang dan Siaga

Hari Besar
Hari Besar

Kegiatan Hari Besar Nasional dan Agama Islam

Seminar
Seminar

Seminar Wali Siswa yang diadakan setiap tahun

Kata Mereka Tentang Mutiara Hati

Baba Doel

⭐⭐⭐⭐⭐
"Sekolah bagus. Khususnya dalam baca Al-Qur'an"

Baba Doel Wali Murid
Shaziva Zipwater

⭐⭐⭐⭐⭐
"Sekolah nya bersih, bagus, guru2 nya sabar dan sangat membantu. Sekolah ramah anak dan sangat berkomitmen pada pengajaran pendidikan Alquran. Anak saya menyelesaikan sekolah dasar nya di sekolah ini tahun 2023. Dan Alhamdulillah hasilnya melebihi ekspektasi kami. Jazakumullah Khairan SDIT Mutiara Hati"

Shaziva Zipwater Wali Murid
Nurlaila Ramadhani

⭐⭐⭐⭐⭐
"Sekolahnya bagus banget, Knp kalo udh jadi alumni pasti sekolahan semakin bagus, sehat-sehat ustadz ustadzah SDIT MUTIARA HATI, aku baru banget lulus tahun 2023, pokoknya rekomen banget deh untuk sekolah disana"

Nurlaila Ramadhani Alumni

Ada Pertanyaan?

Bagaimana Kami Dapat Membantu Anda?

Kegiatan Terbaru

Tetap Terhubung Dengan Kegiatan Baru Kami!

English Training Meriah di SDIT Mutiara Hati: Menyiapkan Siswa Level 6 Menghadapi Tantangan Global

Pada tanggal 29 hingga 31 Mei 2025, SDIT Mutiara Hati di Kabupaten Bekasi menjadi saksi rangkaian kegiatan English Training yang luar biasa. Lebih dari 125 siswa kelas 6 menginap di lingkungan sekolah untuk mengikuti pelatihan intensif bahasa Inggris yang dirancang khusus sebagai bekal menghadapi tantangan global. Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan Bahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri agar para peserta berani berbicara dan berkomunikasi dalam bahasa asing.

Acara berlangsung selama tiga hari penuh dengan berbagai aktivitas interaktif. Trainer ternama dari Kampung Inggris Bandung, yang sudah dikenal luas karena metode active learning and speaking-nya, memimpin sesi kelas dengan pendekatan yang dinamis dan kreatif. Dengan mengutamakan partisipasi aktif, para siswa diajak berdiskusi, bermain peran, dan melakukan simulasi situasi kehidupan nyata dalam bahasa Inggris. Metode ini terbukti efektif karena mampu memecahkan hambatan dalam berkomunikasi, sehingga siswa merasa lebih nyaman dan percaya diri untuk berbicara di depan umum.

Tidak hanya sesi kelas tradisional, kegiatan ini juga diperkaya dengan fun games yang seru dan edukatif. Melalui permainan interaktif, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan responsif dalam bahasa Inggris secara menyenangkan. Setiap permainan dirancang untuk menggabungkan pembelajaran dengan hiburan, sehingga berada di luar rutinitas belajar konvensional. Suasana kompetisi yang ramah pun tercipta, membuat semangat belajar semakin tinggi dan menambah antusiasme setiap peserta.

Puncak acara tercermin dalam Pentas Seni yang dihelat pada hari terakhir kegiatan. Pentas seni ini sekaligus menjadi Haflah Akhirussanah, sebuah tradisi perpisahan yang sangat berarti bagi para siswa Level 6 yang akan segera menutup babak masa pendidikan mereka di SDIT Mutiara Hati. Dalam penampilan yang memukau, siswa-siswi mempersembahkan berbagai pertunjukan seperti drama, tarian, dan nyanyian berbahasa Inggris. Setiap penampilan membuktikan betapa pesatnya kemajuan mereka dalam menguasai bahasa tersebut. Di sela-sela pertunjukan, momen yang tak kalah mengharukan adalah persembahan lagu khusus untuk guru-guru, sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi dan bimbingan selama masa pembelajaran.

Simbolisasi akhir dari perjalanan pendidikan disampaikan melalui penyerahan seragam resmi kepada para siswa Level 6. Upacara penyerahan seragam ini merupakan tanda penghormatan dan kebanggaan, menandai selesainya fase pendidikan di sekolah sekaligus sebagai pengingat bahwa setiap lulusannya membawa identitas dan nilai-nilai luhur SDIT Mutiara Hati ke dunia yang lebih luas. Seragam tersebut menjadi simbol komitmen dan kenangan manis yang akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan akademis mereka.

Kepala sekolah SDIT Mutiara Hati, Ibu Nursa’adah, S.Pd.I. menyampaikan harapan besar melalui kegiatan ini. Menurutnya, English Training merupakan investasi penting dalam mencetak generasi yang siap bersaing di era globalisasi. “Kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan rasa percaya diri dalam berkomunikasi merupakan modal utama untuk meraih sukses di masa depan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, dan kreativitas siswa-siswi kami,” ujar beliau dengan penuh antusiasme.

Para siswa pun menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang rangkaian kegiatan. Suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan membuat setiap peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga kenangan berharga yang menumbuhkan semangat kebersamaan. Pengalaman tiga hari yang intensif ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi mereka dalam menghadapi persaingan global dan berbagai tantangan di masa depan.

Dengan keberhasilan English Training di SDIT Mutiara Hati, tercipta momen bersejarah yang tak terlupakan. Kegiatan ini telah membuktikan bahwa pembelajaran bahasa asing bukan sekadar urusan tata bahasa dan kosakata, melainkan tentang membangun keberanian, komunikasi efektif, dan semangat untuk terus berkarya. Semangat inilah yang nantinya akan mengantar para siswa Level 6 meraih prestasi gemilang serta mengukir jejak positif di dunia global.

Seminar Parenting SDIT Mutiara Hati: Membentuk Generasi Cerdas Digital dengan Pola Asuh Bijak

Bekasi, 24 Mei 2025 – Aula lantai 3 SDIT Mutiara Hati dipenuhi lebih dari 350 wali murid yang antusias mengikuti Seminar Parenting bertema “Cerdas Digital: Menguasai Teknologi tanpa Dikuasai Teknologi”. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dan trainer parenting nasional, Abah Ihsan Baihaqi, yang terkenal dengan metode 18-21, yaitu konsep berkumpul bersama keluarga setiap pukul 18.00 hingga 21.00 malam sebagai fondasi penting dalam mendidik anak.

Mengenali Tantangan Digital dalam Pendidikan Anak

Perkembangan teknologi membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan, tetapi juga menimbulkan tantangan baru bagi orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka. Dalam seminar ini, para peserta diajak memahami cara mengarahkan penggunaan teknologi agar menjadi alat pembelajaran yang efektif tanpa menghilangkan nilai-nilai keluarga dan interaksi sosial yang sehat.

Dengan pembawaan yang humoris, santai, dan penuh energi, Abah Ihsan Baihaqi berhasil menyampaikan materi dengan gaya yang menarik dan mudah dicerna. Beliau menekankan pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak dalam membangun kebiasaan sehat menggunakan gawai, serta bagaimana orang tua bisa menjadi teladan dalam mengelola teknologi dengan bijak.

Interaksi, Hiburan, dan Hadiah Menarik

Seminar ini tidak hanya berisi materi, tetapi juga dikemas dengan sesi interaktif, di mana peserta diajak berdiskusi langsung dengan pemateri tentang berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pengasuhan anak di era digital. Banyak wali murid yang mengajukan pertanyaan terkait strategi membatasi screen time tanpa menyebabkan konflik dengan anak, serta bagaimana menciptakan keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata.

Acara semakin meriah dengan penampilan siswa SDIT Mutiara Hati yang memberikan hiburan bagi para peserta seminar. Suguhan seni dari anak-anak mereka sendiri menjadi momen yang menyentuh, mengingatkan orang tua tentang pentingnya menikmati momen bersama anak tanpa gangguan teknologi.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga membagikan doorprize menarik yang disponsori oleh berbagai pihak, yang diantaranya adalah, PT. Sanghiang Perkasa, Medina Wedding sebagai sponsor Platinum, lalu ada PT. Sukanda Djaya Outside dan British Propolis sebagai sponsor Gold, diikuti oleh 6 sponsor silver yaitu Rumah Cantik Azzura, DKM Ar Rahmah Cikarang Barat, PT Asraf Utama Mandiri, Pustaka Hasanah, Apotek Roxy dan Hanan Jilbab. Sementara untuk sponsor kategori Bronze disponsori oleh zia.id, Amdhan Printing, Bang Jajan official, Asoka kaos kaki dan para donatur yaitu atas nama Primi Lupida, Kelas 5 al Huda, Kelas 3 Ibnu Kholdun, Donatur Kelas 3 Ibnu Batutah, Donatur Kelas 4 Utsman bin Affan, dan Donatur Kelas 4 Ali bin Abi Thalib.

Dengan adanya sponsor tersebut, hadiah-hadiah yang dibagikan menjadi semakin menyemarakkan suasana dan memberikan semangat bagi peserta dalam menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh.

Seminar yang Meninggalkan Kesan Mendalam

Di penghujung acara, banyak peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru mengenai pola asuh anak di era digital. Salah satu peserta, mengungkapkan, “Saya semakin memahami betapa pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak saat menggunakan teknologi. Ilmu yang disampaikan sangat bermanfaat dan aplikatif!”.

Seminar ini bukan hanya sekadar sesi diskusi, tetapi menjadi ajang refleksi bagi orang tua tentang peran mereka dalam membentuk generasi masa depan. Dengan semakin kompleksnya dunia digital, seminar seperti ini menjadi langkah konkret dalam membangun keluarga yang harmonis dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.

SDIT Mutiara Hati berharap bahwa seminar ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan kesadaran bagi orang tua mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam pola asuh anak, serta mendorong praktik parenting yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Saba Desa 2025 SDIT Mutiara Hati, Kegiatan Penuh Cerita di Pesisir Muara Gembong

Sabtu, 17 Mei 2025, sekitar 150 siswa-siswi kelas 5 dari SDIT Mutiara Hati menggelar rangkaian kegiatan Saba Desa di dua lokasi strategis, yakni Desa Pantai Sederhana dan Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup kegiatan pramuka level 5 yang akan resmi ditutup pada akhir bulan Mei 2025.

Kegiatan Saba Desa dimulai dengan bakti sosial yang diadakan di SDN 01 Pantai Sederhana. Di sana, siswa-siswi tidak hanya turut merapikan lingkungan sekolah tetapi juga menjalin keakraban dengan teman-teman baru melalui kegiatan interaktif yang diselenggarakan di lingkungan sekolah tersebut. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan kegiatan penanaman mangrove serta penebaran bibit ikan bandeng di lingkungan Desa Pantai Sederhana. Rangkaian kegiatan ini ditujukan agar siswa dapat merasakan secara langsung pentingnya peran konservasi lingkungan dan mendukung usaha nelayan di sekitarnya.

Tujuan utama kegiatan Saba Desa adalah memberikan pengalaman lapangan kepada siswa agar mereka dapat memahami nilai-nilai bakti sosial serta kegiatan para nelayan yang hidup di pesisir. Selain itu, kegiatan ini difungsikan untuk menambah wawasan soft skill sebagai modal berharga di masa depan. Para pendidik berharap, melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan alam, para siswa akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih peka, kreatif, dan memiliki rasa empati yang tinggi terhadap lingkungan sosial sekitarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung pada hari Sabtu, 17 Mei 2025, di dua lokasi terpilih, yaitu SDN 01 Pantai Sederhana di Desa Pantai Sederhana serta kunjungan ke PAUD dan Masjid di Desa Pantai Mekar. Dua lokasi ini dipilih dengan cermat agar para siswa dapat menyaksikan langsung dinamika lingkungan pesisir serta kegiatan sosial masyarakat setempat.

Setelah melaksanakan bakti sosial dan penanaman mangrove, siswa-siswi mengikuti pelatihan praktis untuk mencabut duri ikan bandeng, sebuah sesi yang dirancang untuk memberikan pemahaman teknis mengenai industri perikanan lokal. Selanjutnya, mereka diajak untuk mengamati proses pengepakan rumput laut dengan standar kualitas ekspor, sehingga membuka cakrawala baru terkait produk perikanan lokal yang berpotensi meningkatkan ekonomi desa. Kegiatan hari itu ditutup dengan kunjungan bakti sosial ke sekolah PAUD dan Masjid di Desa Pantai Mekar, mempererat hubungan antara generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam komunitas.

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa-siswi kelas 5 SDIT Mutiara Hati, yang antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Selain itu, kehadiran para pendidik, pelatih, serta masyarakat setempat turut membuat suasana semakin hidup dan kondusif—memberikan pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi para peserta.

Kegiatan Saba Desa Level 5 SDIT Mutiara Hati tidak hanya menjadi ajang penutup yang meriah bagi serangkaian kegiatan pramuka, tetapi juga membuka kesempatan bagi para siswa untuk mengasah soft skill, memahami peran lingkungan, dan menghargai nilai-nilai kemanusiaan melalui interaksi langsung dengan masyarakat nelayan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menghadapi masa depan dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi.

Selain menyuguhkan pengalaman lapangan yang mendalam, acara ini turut menginspirasi para pendidik dan masyarakat untuk lebih mendorong program-program serupa yang menghubungkan antara pendidikan, konservasi lingkungan, dan kehidupan sosial ekonomi di masyarakat pesisir.

Semarak Supercamp SDIT Mutiara Hati: Puncak Prestasi Pramuka Level 4 Mengukir Kenangan

Pada tanggal 16-17 April 2025, langit Megamendung di Bogor kembali disulap menjadi saksi semangat persahabatan, keberanian, dan kemandirian dalam acara Supercamp SDIT Mutiara Hati. Di lokasi Bumi Perkemahan Semak Daun Village yang asri dan menawan, sekitar 150 anggota pramuka tingkat 4 berkumpul untuk menutup satu tahun penuh latihan serta mengukir kenangan sebelum melangkah ke level 5. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk mengaplikasikan seluruh latihan pramuka yang telah dilaksanakan selama satu tahun pelajaran 2024/2025 dengan serangkaian rangkaian acara yang seru, meriah, dan penuh tantangan.

Acara dimulai dengan upacara pembukaan yang khidmat, di mana peserta berkumpul dengan penuh semangat di lapangan terbuka di tengah suasana alam yang mendukung semangat kebersamaan. Suasana haru terselip ketika bendera pramuka dikibarkan serempak, menandakan bahwa setiap langkah dan setiap laku yang telah dilatih selama satu tahun akan diuji dan diaplikasikan secara nyata. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi “Pos to Pos” yang menuntut kekompakan, kecerdasan, dan stamina para anggota dalam menaklukkan berbagai tantangan yang tersebar di beberapa titik strategis perkemahan. Di balik keseruan itulah, para peserta belajar untuk mengutamakan kerja sama dan disiplin dalam setiap gerakan mereka.

Tidak hanya itu, malam harinya semakin menggugah adrenalin dengan kegiatan jejak malam yang menuntut keberanian dan ketelitian dalam menelusuri rute yang telah disiapkan. Sementara itu, api unggun yang menyala di tengah heningnya malam menciptakan suasana hangat untuk berbagi cerita dan tawa. Di sela-sela waktu tersebut, pentas seni yang dianimasikan oleh para pramuka menampilkan kreativitas dan bakat mereka dalam bentuk pertunjukan yang penuh warna, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan di antara peserta. Malam diakhiri dengan sholat berjamaah yang khusyuk, mengingatkan bahwa di balik kegembiraan dan keriuhan, nilai-nilai spiritual tetap menjadi fondasi utama.

Kegiatan pada hari berikutnya pun tidak kalah seru dan menantang. Dengan semangat yang membara, para pramuka terlibat dalam berbagai aktivitas fisik dan mental, mulai dari sesi renang yang menyegarkan, melintasi danau dengan perahu yang menguji keseimbangan dan kepercayaan, hingga outbond yang dirancang khusus untuk menguji ketahanan fisik dan kecerdasan pemecahan masalah. Setiap aktivitas tidak hanya menjadikan latihan fisik sebagai tantangan, namun juga sebagai momen berharga untuk mengasah kemandirian, disiplin, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Semua rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menyatukan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai positif dalam satu wadah kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SDIT Mutiara Hati, Ibu Nursa’adah, S.Pd.I, menyampaikan sambutan yang penuh makna. Dengan penuh keyakinan, beliau mengatakan,

Kegiatan ini diadakan bertujuan untuk membentuk disiplin siswa dan menguji kemandirian mereka sesuai dengan nilai-nilai yang telah diajarkan oleh para Pembina di sekolah.

Kata-kata tersebut menggambarkan betapa pentingnya kegiatan Supercamp ini sebagai pengalaman pembelajaran yang bersifat aplikatif, mengajak setiap peserta untuk menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, dan rasa tanggung jawab dalam setiap langkah yang diambil.

Tak kalah antusias, Ketua Pembina Pramuka SDIT Mutiara Hati Kak Zusyani Kurnianingrum, M.Pd. menambahkan,

Kegiatan ini memiliki prinsip ingin bernuansa kembalinya pramuka yang seru dan menggembirakan untuk anak-anak pramuka, sehingga mereka dapat menikmati setiap momen pembelajaran dengan penuh keceriaan dan semangat juang.

Pernyataan ini semakin menegaskan bahwa di balik setiap tantangan dan aktivitas yang menuntut fisik serta mental, ada keinginan untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya mendidik tetapi juga membahagiakan. Kegiatan ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi para pramuka untuk menghadapi tahapan berikutnya, seraya mengukir cerita indah tentang persahabatan, keberanian, dan semangat juang yang akan selalu dikenang.

Acara Supercamp SDIT Mutiara Hati bukan hanya sekadar penutup kegiatan pramuka tahun pelajaran 2024/2025 bagi pramuka level 4, tetapi juga menjadi momen spesial yang menegaskan bahwa setiap pengalaman, tantangan, dan tawa yang terukir di perkemahan itu adalah bekal berharga menuju perjalanan baru. Antusiasme dan partisipasi aktif para peserta menggambarkan bahwa semangat pramuka bukan hanya tentang aktivitas di lapangan, melainkan juga tentang proses pembentukan karakter dan kemandirian sejak dini. Dengan keceriaan yang terpancar dari wajah-wajah muda dan semangat yang tak pernah padam, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam yang menginspirasi semua pihak untuk terus berinovasi dan menjaga nilai-nilai positif dalam setiap langkah pendidikan dan pembinaan.

Kisah Supercamp ini akan terus dikenang sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan pramuka SDIT Mutiara Hati, sebuah babak penutup tahun ajaran yang penuh arti sebelum mereka melangkah ke level berikutnya dalam perjuangan dan petualangan hidup. Sarana yang begitu kaya dengan tantangan sekaligus canda tawa ini berhasil menyatukan seluruh elemen pendidikan, pembinaan, dan nilai-nilai spiritual untuk menghasilkan generasi yang tangguh, mandiri, dan penuh semangat kebersamaan.

Khotmul Qur’an dan Imtihan Metode UMMI SDIT Mutiara Hati: Manifestasi Hafalan dan Pemahaman Al-Qur’an

Bekasi, 23 Februari 2025 – Auditorium Giri Suseno STTD Bekasi, Setu, Kabupaten Bekasi, menjadi saksi pelaksanaan acara akbar Khotmul Qur’an dan Imtihan Metode UMMI yang diadakan oleh SDIT Mutiara Hati. Sebanyak 256 siswa dari sekolah tersebut mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil hafalan Al-Qur’an mereka kepada masyarakat luas sekaligus menguji kualitas bacaan dan pemahaman mereka terhadap Kitabullah.

Sejak pagi, suasana Auditorium Giri Suseno dipenuhi dengan rasa haru dan bangga. Para orang tua dan guru menyaksikan langsung bagaimana para siswa melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh keyakinan, menunjukkan kedalaman hafalan dan ketepatan tajwid mereka. Acara ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan juga momen pembuktian bagi siswa yang telah menjalani pembelajaran intensif dengan Metode UMMI.

Uji Materi oleh Tim Penguji UMMI Foundation

Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta menjalani imtihan atau uji kompetensi yang dilakukan oleh tim penguji dari UMMI Foundation. Uji materi ini dipimpin oleh Ustadz H. Ahmad Yusuf M. S., M.Pd., selaku Direktur UMMI Foundation, serta Ustadz Masturi M.Ag, Ketua UMMI Bekasi Raya. Tidak hanya hafalan yang diuji, tetapi juga pemahaman mereka terhadap ilmu tajwid, Kaidah Bacaan Qur’an (KBQ), serta tafsir.

Pengujian dilakukan secara langsung di hadapan para tamu undangan yang terdiri dari orang tua siswa, guru, dan masyarakat umum. Beberapa peserta dengan keberanian luar biasa diuji di depan audiens, menunjukkan ketajaman hafalan mereka tanpa ragu, dengan pelafalan yang jelas dan sesuai kaidah. Tak hanya itu, mereka juga diuji dalam menjelaskan makna ayat yang mereka hafalkan, membuktikan bahwa hafalan mereka bukan sekadar di bibir, melainkan juga meresap dalam hati dan pemahaman mereka.

Kolaborasi Penguji: Orang Tua, Guru, dan Publik

Kegiatan ini mengusung konsep keterlibatan berbagai pihak dalam proses pengujian. Tidak hanya tim dari UMMI Foundation yang berperan sebagai penguji, tetapi juga guru, orang tua, serta beberapa tokoh masyarakat yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu Al-Qur’an. Hal ini memberikan dinamika yang unik, di mana siswa mendapatkan pengalaman diuji oleh berbagai lapisan masyarakat yang peduli terhadap pendidikan Islam.

Seorang wali murid, yang juga hafizh Al-Qur’an, mengungkapkan rasa haru dan bangganya terhadap pencapaian anak-anak. “Melihat anak-anak diuji seperti ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kami, para orang tua. Ini adalah bukti nyata bahwa mereka telah berusaha keras dalam perjalanan menghafal dan memahami Al-Qur’an,” ujar seorang wali murid dengan mata berkaca-kaca.

Persembahan Istimewa dari Para Siswa

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada orang tua dan guru, para siswa turut mempersembahkan beberapa penampilan spesial. Dengan penuh semangat, mereka menampilkan pembacaan puisi bertemakan cinta kepada Al-Qur’an, serta sebuah nasyid yang mengangkat tema keteguhan dalam menjaga hafalan. Suasana berubah menjadi penuh haru saat beberapa siswa memberikan kesaksian tentang perjalanan mereka dalam menghafal, menceritakan tantangan yang mereka hadapi, serta dorongan dari orang tua dan guru yang membuat mereka tetap teguh dalam menghafalkan firman-Nya.

Kesimpulan: Momen Bersejarah bagi SDIT Mutiara Hati

Khotmul Qur’an dan Imtihan Metode UMMI tahun ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan Al-Qur’an di SDIT Mutiara Hati. Tidak hanya menampilkan capaian hafalan siswa, tetapi juga mengukuhkan metode pembelajaran Al-Qur’an yang efektif dalam membangun generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman mereka. SDIT Mutiara Hati terus berkomitmen dalam membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an, menjadikan mereka sebagai penjaga kalamullah yang tidak hanya membacanya, tetapi juga menghidupkannya dalam keseharian.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian sertifikat kepada para peserta, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Semoga cahaya Al-Qur’an senantiasa menerangi kehidupan mereka dan membawa berkah bagi keluarga serta masyarakat.

Field Trip SDIT Mutiara Hati: Petualangan Kreatif Menyelami Pesona Dunia Bawah Laut

Pada tanggal 10 Februari 2025, langit cerah menyambut antusiasme sekitar 350 siswa level 1-3 SDIT Mutiara Hati yang berkumpul dengan semangat tinggi untuk mengikuti kegiatan field trip di BXSea Bintaro, Tangerang, Banten. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan ganda: mengenalkan para siswa pada kekayaan biota laut Indonesia dan mancanegara, serta mendorong mereka untuk berkreasi di luar lingkungan kelas yang biasa. Tempat yang dipenuhi dengan nuansa edukatif dan dekorasi bertema laut menjadi latar sempurna bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain.

Sejak pagi hari, semangat petualang sudah tampak jelas. Para siswa tiba dengan penuh keceriaan, mengenakan seragam dan perlengkapan yang rapi serta semangat ingin tahu yang membara. Di BXSea Bintaro, mereka langsung diajak untuk mengenal dunia bawah laut melalui serangkaian kegiatan yang variatif dan interaktif. Salah satu kegiatan yang sangat dinantikan adalah “menulis nama biologi hewan laut.” Di sini, para siswa diberikan papan tulis dan spidol warna-warni, lalu diajak untuk mencatat nama-nama berbagai hewan laut sambil mendengarkan penjelasan para pendamping mengenai ciri-ciri, habitat, dan peran ekologis setiap spesies. Aktivitas ini tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga memupuk rasa ingin tahu serta apresiasi terhadap keanekaragaman hayati.

Tak berhenti di situ, para siswa pun diajak untuk terjun langsung ke dalam kegiatan memberi makan ikan. Dengan penuh antusias, mereka menggenggam mangkuk kecil berisi pakan alami, lalu dengan cekatan mendekati kolam edukasi tempat ikan-ikan berenang riang. Suasana pun semakin hidup ketika tawa dan sorak sorai memenuhi area kegiatan. Anak-anak tersebut tampak sangat menikmati momen tersebut, seolah-olah mereka telah diajak menari bersama irama alam. Aktivitas ini menjadi momen praktis yang mengajarkan tentang hubungan harmonis antara manusia dan alam serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Salah satu momen yang paling mengesankan adalah ketika para siswa diberi kesempatan untuk memegang bintang laut secara langsung. Dengan bimbingan para pendamping, mereka belajar cara menyentuh dengan lembut dan memahami tekstur serta keunikan makhluk laut yang satu ini. Sentuhan pertama dengan bintang laut itu bukan hanya mempererat hubungan emosional antara anak-anak dan alam, melainkan juga membuka jendela pemahaman yang mendalam mengenai kehidupan di bawah permukaan laut. Kegiatan yang penuh keceriaan ini secara keseluruhan menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan tak terlupakan.

Dalam keseruan tersebut, sambutan inspiratif pun terdengar dari Kepala SDIT Mutiara Hati, Ibu Nursa’adah, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan esensi kegiatan yang diadakan hari itu:

“Kegiatan ini diadakan bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang kreatif dan dinamis. Melalui pengalaman langsung di luar kelas, kami ingin menumbuhkan rasa ingin tahu, kemandirian, serta kreativitas anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dengan nilai-nilai positif dan semangat untuk terus belajar dari alam.”

Kata-kata inspirasional dari Ibu Nursa’adah menggambarkan betapa pentingnya waktu belajar di luar ruangan dalam membentuk karakter serta kreativitas siswa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan akademis melalui interaksi dengan biota laut, tetapi juga mengajarkan tentang cara bekerja sama, menghargai alam, dan mengembangkan keterampilan sosial yang esensial untuk masa depan.

Seiring berjalannya waktu, keberagaman aktivitas tersebut semakin memperkaya pengalaman belajar para siswa. Selain kegiatan menulis, memberi makan ikan, dan memegang bintang laut, masih banyak kegiatan lain yang diadakan dengan metode permainan dan eksperimen sederhana yang membuat keceriaan terus merajalela. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh guru-guru dan pendamping yang sigap, memastikan setiap kegiatan berjalan dengan lancar serta mendidik secara menyeluruh.

Kegiatan field trip di BXSea Bintaro ini telah berhasil menciptakan momen-momen berharganya sendiri; momen ketika anak-anak belajar secara langsung mengenai keindahan alam, nilai-nilai kerja sama, dan pentingnya kreativitas. Dengan latar belakang alam bawah laut yang mempesona, pengalaman ini menjadi sumber inspirasi tidak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi para pendidik untuk terus mencari metode pembelajaran inovatif yang tak lekang oleh waktu.

Dengan penuh semangat dan kepuasan, para siswa pulang dengan membawa segudang cerita dan pengetahuan baru yang pastinya akan mempengaruhi cara pandang mereka terhadap kehidupan dan alam. Kegiatan yang kreatif dan dinamis ini membuktikan bahwa belajar di luar kelas bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mampu membentuk karakter yang lebih kuat dan penuh imajinasi untuk masa depan yang gemilang.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDIT Mutiara Hati, Seru dan Berbudaya!

SDIT Mutiara Hati dengan penuh semangat menyelenggarakan Pekan Penampilan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertajuk “Ragam Kearifan Budaya Lokal.” Acara yang berlangsung selama satu minggu ini, mulai dari Senin, 2 Desember hingga Jumat, 6 Desember 2024, digelar di lapangan dan aula SDIT Mutiara Hati.

Sejalan dengan Pedoman Kemendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilakukan di SDIT Mutiara Hati ini berfokus pada pendekatan proyek untuk memperkuat upaya dalam mencapai kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Dalam pekan budaya ini, siswa-siswi dari level 1 hingga level 6 menampilkan beragam kreasi yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia yang dikemas dalam rangkaian Gelar Karya, antara lain:

  • Drama Cerita Daerah: Penampilan drama yang menggugah hati, mengangkat cerita-cerita daerah dari berbagai wilayah Indonesia.
  • Tampilan Budaya Lokal: Pameran budaya lokal yang memukau dengan berbagai artefak dan kearifan lokal.
  • Seni Tari Daerah: Pertunjukan tari tradisional yang mempesona, memperlihatkan kekayaan tarian dari berbagai daerah.
  • Baju Adat: Parade baju adat dari seluruh pelosok Nusantara, menampilkan keberagaman dan keindahan pakaian tradisional Indonesia.
  • Makanan Khas Daerah: Pameran makanan khas daerah yang dibuat sendiri oleh para siswa, dipamerkan dan dibagikan kepada teman-teman serta para guru.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas siswa, tetapi juga sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pekan budaya ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan menanamkan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Dengan penuh rasa syukur, kami berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta memahami dan menghargai kekayaan budaya bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kita dalam mendidik anak-anak bangsa menjadi insan yang berakhlak mulia dan berjiwa Pancasila.

Terlihat pula dukungan yang luar biasa dari para wali murid SDIT Mutiara Hati yang telah bekerjasama dalam mensukseskan gelaran Gelar Karya P5 ini. Karena berbagai tugas dan tampilan yang ditampilkan begitu terasa sekali akan kecintaan siswa dengan budaya dan adat yang ada di Indonesia.

[Tim Humas dan Komunikasi SDIT Mutiara Hati]

Jumat Berkah, SDIT Mutiara Hati Senantiasa Menebar Cinta Untuk Sesama

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pada hari Jumat, 6 Desember 2024, SDIT Mutiara Hati mengadakan kegiatan sosial bertajuk “SDIT Mutiara Hati Berbagi Cinta” di Jalan Raya Sumberjaya Tambun Selatan Bekasi, tepatnya di depan apotek Roxy. Acara yang digagas oleh Komite Sekolah Mutiara Hati ini diikuti dengan penuh semangat oleh komite kelas level 5 dan level 6, serta mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah.

Kegiatan ini diawali dengan doa bersama di sekolah, lalu dilanjutkan dengan pembagian 476 paket snack box kepada masyarakat sekitar. Dalam kegiatan ini, para panitia juga menyebarkan brosur sekolah untuk memperkenalkan program-program unggulan SDIT Mutiara Hati, terutama dalam menyambut Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2025/2026.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari nilai-nilai Islam, yakni berbagi kepada sesama dan mempererat tali silaturahmi khususnya pada warga yang berdomisili di area Desa Sumberjaya Kecamatan Tambun Selatan.

Tak lupa pula panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Siti selaku Manager Apotik Roxy yang telah memberikan izin tempat yang dipimpinnya untuk kegiatan berbagi cinta ini. Terlebih ketika hujan mulai turun dan Apotik Roxy juga mengizinkan panitia untuk berteduh.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial sekolah kepada masyarakat sekitar tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua.

Dengan adanya acara ini, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan semakin mengenal SDIT Mutiara Hati sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keislaman.

Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kita. Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Hormat kami, Tim Humas dan Komunikasi SDIT Mutiara Hati