Bekasi, 23 Februari 2025 – Auditorium Giri Suseno STTD Bekasi, Setu, Kabupaten Bekasi, menjadi saksi pelaksanaan acara akbar Khotmul Qur’an dan Imtihan Metode UMMI yang diadakan oleh SDIT Mutiara Hati. Sebanyak 256 siswa dari sekolah tersebut mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil hafalan Al-Qur’an mereka kepada masyarakat luas sekaligus menguji kualitas bacaan dan pemahaman mereka terhadap Kitabullah.
Sejak pagi, suasana Auditorium Giri Suseno dipenuhi dengan rasa haru dan bangga. Para orang tua dan guru menyaksikan langsung bagaimana para siswa melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh keyakinan, menunjukkan kedalaman hafalan dan ketepatan tajwid mereka. Acara ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan juga momen pembuktian bagi siswa yang telah menjalani pembelajaran intensif dengan Metode UMMI.
Uji Materi oleh Tim Penguji UMMI Foundation
Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta menjalani imtihan atau uji kompetensi yang dilakukan oleh tim penguji dari UMMI Foundation. Uji materi ini dipimpin oleh Ustadz H. Ahmad Yusuf M. S., M.Pd., selaku Direktur UMMI Foundation, serta Ustadz Masturi M.Ag, Ketua UMMI Bekasi Raya. Tidak hanya hafalan yang diuji, tetapi juga pemahaman mereka terhadap ilmu tajwid, Kaidah Bacaan Qur’an (KBQ), serta tafsir.

Pengujian dilakukan secara langsung di hadapan para tamu undangan yang terdiri dari orang tua siswa, guru, dan masyarakat umum. Beberapa peserta dengan keberanian luar biasa diuji di depan audiens, menunjukkan ketajaman hafalan mereka tanpa ragu, dengan pelafalan yang jelas dan sesuai kaidah. Tak hanya itu, mereka juga diuji dalam menjelaskan makna ayat yang mereka hafalkan, membuktikan bahwa hafalan mereka bukan sekadar di bibir, melainkan juga meresap dalam hati dan pemahaman mereka.
Kolaborasi Penguji: Orang Tua, Guru, dan Publik
Kegiatan ini mengusung konsep keterlibatan berbagai pihak dalam proses pengujian. Tidak hanya tim dari UMMI Foundation yang berperan sebagai penguji, tetapi juga guru, orang tua, serta beberapa tokoh masyarakat yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu Al-Qur’an. Hal ini memberikan dinamika yang unik, di mana siswa mendapatkan pengalaman diuji oleh berbagai lapisan masyarakat yang peduli terhadap pendidikan Islam.

Seorang wali murid, yang juga hafizh Al-Qur’an, mengungkapkan rasa haru dan bangganya terhadap pencapaian anak-anak. “Melihat anak-anak diuji seperti ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kami, para orang tua. Ini adalah bukti nyata bahwa mereka telah berusaha keras dalam perjalanan menghafal dan memahami Al-Qur’an,” ujar seorang wali murid dengan mata berkaca-kaca.
Persembahan Istimewa dari Para Siswa
Sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada orang tua dan guru, para siswa turut mempersembahkan beberapa penampilan spesial. Dengan penuh semangat, mereka menampilkan pembacaan puisi bertemakan cinta kepada Al-Qur’an, serta sebuah nasyid yang mengangkat tema keteguhan dalam menjaga hafalan. Suasana berubah menjadi penuh haru saat beberapa siswa memberikan kesaksian tentang perjalanan mereka dalam menghafal, menceritakan tantangan yang mereka hadapi, serta dorongan dari orang tua dan guru yang membuat mereka tetap teguh dalam menghafalkan firman-Nya.

Kesimpulan: Momen Bersejarah bagi SDIT Mutiara Hati
Khotmul Qur’an dan Imtihan Metode UMMI tahun ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan Al-Qur’an di SDIT Mutiara Hati. Tidak hanya menampilkan capaian hafalan siswa, tetapi juga mengukuhkan metode pembelajaran Al-Qur’an yang efektif dalam membangun generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan hafalan dan pemahaman mereka. SDIT Mutiara Hati terus berkomitmen dalam membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an, menjadikan mereka sebagai penjaga kalamullah yang tidak hanya membacanya, tetapi juga menghidupkannya dalam keseharian.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian sertifikat kepada para peserta, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Semoga cahaya Al-Qur’an senantiasa menerangi kehidupan mereka dan membawa berkah bagi keluarga serta masyarakat.
